Posted by: youngislamicleaders
Perkembangan globalisasi kian mengantarkan dunia pada satu sistem masyarakat multidimensi dengan tingkat kebutuhan yang semakin meningkat. Adanya pola interdependensi yang tercipta antara satu kelompok dengan kelompok lainnya mengakibatkan bertambahnya tingkat interaksi antar manusia. Belum lagi dampak dari transborder, dimana tidak ada batasan kongkrit dalam mendeskripsikan tatanan masyarakat dalam satu negara. Sehingga kita yang tinggal di Indonesia dapat dengan mudah menjalin komunikasi dan berinteraksi dengan saudara di luar pulau, negara seberang, bahkan benua lain, melalui apa yang kita sebut dengan kemajuan teknologi.
Kemajuan teknologi ini mendapat perhatian khusus oleh masyarakat dan sangat menarik untuk didiskusikan, terutama untuk kemajuan generasi muda islam. Sebagai generasi muda islam, kita dituntut untuk mampu meningkatkan daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional. Teknologi bukan untuk diperangi, namun kehadirannya dapat dijadikan sarana multi fungsi dalam meningkatkan inovatif, kreatifitas, wawasan, dan daya saing generasi muda islam sebagai upaya memperkuat peran dan eksistensinya dalam tatanan global. Banyak remaja islam yang pesimis akan hal ini. Menurut sebahagian besar remaja, derasnya budaya barat / pop culture yang telah masuk ke Indonesia telah mengubah pandangan dan trend anak muda, termasuk generasi muda islam.