Sunday, December 15, 2013

UPAYA GENERASI MUDA MUSLIM DALAM KEMAJUAN ISLAM DI MASA DEPAN


Posted by: 

Perkembangan globalisasi kian mengantarkan dunia pada satu sistem masyarakat multidimensi dengan tingkat kebutuhan yang semakin meningkat. Adanya pola interdependensi yang tercipta antara satu kelompok dengan kelompok lainnya mengakibatkan bertambahnya tingkat interaksi antar manusia. Belum lagi dampak dari transborder, dimana tidak ada batasan kongkrit dalam mendeskripsikan tatanan masyarakat dalam satu negara. Sehingga kita yang tinggal di Indonesia dapat dengan mudah menjalin komunikasi dan berinteraksi dengan saudara di luar pulau, negara seberang, bahkan benua lain, melalui apa yang kita sebut dengan kemajuan teknologi.
            Kemajuan teknologi ini mendapat perhatian khusus oleh masyarakat dan sangat menarik untuk didiskusikan, terutama untuk kemajuan generasi muda islam. Sebagai generasi muda islam, kita dituntut untuk mampu meningkatkan daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional. Teknologi bukan untuk diperangi, namun kehadirannya dapat dijadikan sarana multi fungsi dalam meningkatkan inovatif, kreatifitas, wawasan, dan daya saing generasi muda islam sebagai upaya memperkuat peran dan eksistensinya dalam tatanan global. Banyak remaja islam yang pesimis  akan hal ini. Menurut sebahagian besar remaja, derasnya budaya barat / pop culture yang telah masuk ke Indonesia telah mengubah pandangan dan trend anak muda, termasuk generasi muda islam.

Arti Pemuda dalam Islam



Oleh Moh Eko Hadi Kuncoro

Mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Institut Studi Islam Darussalam (ISID) Gontor

Pemuda berada pada masa usia yang memiliki kehebatan sendiri. Menurut Dr Yusuf Qardhawi, jika diibaratkan matahari maka usia muda sama halnya dengan pukul 12.00 ketika matahari bersinar paling terang dan paling panas. Pe­muda mempunyai kekuatan yang lebih secara fisik dan se­mangat bila di­­banding dengan anak kecil atau orang jompo.
Dilihat dari sejarah, pemuda mempunyai peran penting dalam kemerdekaan. Di belahan dunia mana pun, kemerdekaan tak pernah luput dari peran pemuda. Karena pemudalah yang paling bersemangat dan ambisius memperjuangkan perubahan menuju lebih baik. Hasan al-Banna seorang tokoh pergerakan di Mesir pernah berkata, “Di setiap kebangkitan pemudalah pilar­nya. Di setiap pemikiran pemudalah pengibar panji-panjinya.”
Begitu juga dalam sejarah Islam, banyak pemuda yang mendampingi Rasulullah SAW berjuang  menegakkan kalimat Allah. Misalnya adalah Mush`ab bin `Umair, Ali bin Abu Thalib, `Aisyah dll. Mereka punya peran penting dalam perjuangan.

Pemuda Muslim Berkualitas Sebagai Harapan Umat


(Intisari Khutbah Jum’at 18 Nopember 2005 M / 16 Syawwal 1426 H)

Oleh : Drs.H. Muchtar Ali, M.Hum     
Perubahan dan pergantian zaman merupakan sunnatullah. Oleh karena itu dalam kehidupan kita ini terjadi pergantian generasi dari suatu generasi ke generasi berikutnya. Masa depan agama, bangsa dan negara salah satunya ditentukan pada hari ini, karena itu setiap kita punya tanggung jawab menghadapi hari esok, yang bisa jadi zamannya sangat berbeda dengan zaman yang kita alami, bahkan tantangan masa depan bisa jadi amat berbeda dengan yang kita hadapi sekarang. Oleh karena itu agama Islam memerintahkan agar kita mempersiapkan generasi atau pemuda dengan sebaik-baiknya.